Refreshment GALS Katalis, Lokakarya MEL dan Pelatihan Keuangan Bagi Mitra Lokal Program REVIVE

Peserta Refreshment GALS Katalis, Lokakarya MEL dan Pelatihan Keuangan Program REVIVE
Foto: Peserta Refreshment GALS Katalis, Lokakarya MEL, dan Pelatihan Keuangan bagi Mitra Lokal Program REVIVE.

KOPPESDA – Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial menyelenggarakan kegiatan Refreshment GALS Katalis, Lokakarya MEL, dan Pelatihan Keuangan bagi mitra lokal Program REVIVE di Kabupaten Sumba Barat Daya pada 1–7 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program REVIVE (Renewable Village-based Ventures for Economic Empowerment) yang dijalankan Yayasan Humanis di Pulau Sumba. Rangkaian pelatihan intensif selama tujuh hari ini bertujuan memperkuat kapasitas mitra lokal dalam menjalankan program pemberdayaan ekonomi berbasis desa yang berkelanjutan, dengan menjadikan aset energi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Empat mitra lokal terlibat dalam kegiatan ini, yaitu Yayasan BITARA, Yayasan BAHTERA, Perkumpulan Humba Hamu, dan Yayasan KOPPESDA. Keempatnya memiliki peran strategis dalam pelaksanaan Program REVIVE di lapangan. Melalui pelatihan ini, setiap mitra diharapkan mampu menjalankan program dengan lebih efektif, terukur, dan akuntabel.

Kegiatan hari pertama dibuka oleh Mbak Siska Dewi Noya (Mbak Chika) selaku Project Manager Program REVIVE, yang memaparkan tujuan kegiatan sekaligus memberikan penyegaran tentang GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion). Hari kedua dan ketiga diisi pelatihan dan praktik memfasilitasi alat-alat GALS oleh Kakak Rita Kefi selaku Spesialis Gender Program REVIVE. Hari keempat dan kelima dilanjutkan dengan sesi MEL (Monitoring, Evaluation, and Learning) oleh Pak Firman. Sementara itu, staf keuangan dari masing-masing lembaga mengikuti sesi terpisah tentang pengelolaan dan pemanfaatan keuangan proyek yang difasilitasi oleh Mbak Rainita Adisty selaku Manajer Keuangan Program REVIVE.

Adapun tujuan dari tiap komponen kegiatan adalah sebagai berikut.

1. Refreshment GALS (Gender Action Learning System) Katalis

Sesi materi Refreshment GALS Katalis Sesi materi MEL Program REVIVE
Foto: Sesi materi Refreshment GALS Katalis dan MEL Program REVIVE.

Komponen pertama bertujuan meningkatkan pemahaman mitra lokal tentang gender dan kekuasaan, ketidakadilan gender dalam akses energi terbarukan, serta pendekatan GALS itu sendiri. Pelatihan ini juga memastikan mitra lokal memahami dan mampu menggunakan alat-alat GALS untuk melatih masyarakat dan pengurus BUMDesa di wilayah kerja masing-masing.

Pendekatan GALS menjadi penting dalam konteks Program REVIVE karena kesetaraan gender merupakan prasyarat bagi terciptanya pemberdayaan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya dalam pemanfaatan energi terbarukan di tingkat desa.

Diskusi kelompok peserta Presentasi hasil kerja peserta
Foto: Diskusi kelompok dan presentasi hasil kerja peserta.

2. Lokakarya MEL (Monitoring, Evaluation, and Learning)

Komponen kedua adalah Lokakarya MEL yang bertujuan untuk:

  • menyelaraskan pemahaman dan ekspektasi mitra terhadap kerangka Monitoring, Evaluation, and Learning (MEL);
  • memperkuat kapasitas peserta dalam merumuskan, mengukur, dan melaporkan indikator output dan outcome; serta
  • meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam menerapkan Outcome Harvesting untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan perubahan yang terjadi sebagai hasil intervensi program.

Lokakarya ini menjadi kunci untuk memastikan seluruh mitra memiliki kesamaan perspektif dalam mengukur keberhasilan program, sehingga data dan informasi yang dikumpulkan dapat digunakan secara efektif untuk pembelajaran dan perbaikan program ke depan.

Sesi presentasi dan diskusi Lokakarya MEL
Foto: Sesi presentasi dan diskusi dalam Lokakarya MEL.

3. Pelatihan Keuangan

Komponen ketiga adalah Pelatihan Keuangan yang bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang syarat dan ketentuan umum kerja sama antara mitra dan Yayasan Humanis, termasuk kontrak kerja sama beserta lampiran-lampirannya, terutama yang berkaitan dengan keuangan. Pelatihan ini juga membahas tata cara dan ketentuan finansial, mencakup anggaran serta transaksi keuangan beserta dokumen pendukungnya.

Penguatan kapasitas keuangan ini penting untuk memastikan pengelolaan anggaran program berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sesi Pelatihan Keuangan bagi mitra lokal Program REVIVE
Foto: Sesi Pelatihan Keuangan bagi mitra lokal Program REVIVE.

Tentang Program REVIVE

Program REVIVE (Renewable Village-based Ventures for Economic Empowerment) bertujuan membuka dan mengoptimalkan potensi pemberdayaan ekonomi berbasis desa secara berkelanjutan dengan menjadikan aset energi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Upaya tersebut dilakukan melalui empat pilar utama:

  1. Penguatan Kapasitas Kelembagaan BUMDesa — memperkuat tata kelola dan kapasitas organisasi BUMDesa sebagai motor penggerak ekonomi desa;
  2. Pengembangan Model Bisnis yang Layak — mendampingi BUMDesa dalam merancang dan mengembangkan model bisnis yang berkelanjutan dan menguntungkan;
  3. Optimalisasi Pemanfaatan Energi Produktif (PUE) — mendorong pemanfaatan energi terbarukan untuk kegiatan produktif yang meningkatkan nilai tambah ekonomi di tingkat desa; serta
  4. Fasilitasi Akses Pasar bagi Usaha Lokal — membuka jalur pemasaran bagi produk dan jasa yang dihasilkan usaha-usaha lokal berbasis energi terbarukan.

Melalui Program REVIVE, masyarakat desa di Pulau Sumba diharapkan dapat merasakan manfaat nyata dari energi terbarukan, tidak hanya untuk penerangan, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

Kegiatan Refreshment GALS Katalis, Lokakarya MEL, dan Pelatihan Keuangan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi pelaksanaan Program REVIVE, agar seluruh mitra lokal memiliki kapasitas yang memadai untuk menjalankan program secara efektif, terukur, dan akuntabel.

Bersama, kita membangun Sumba yang Berdaya dan Berkelanjutan!

[Admin/Maret 2026]

Suka tulisan ini?